Pilihan, Resiko Dan Tanggung Jawab

Story

Selama hidup kita biasa di hadapkan dengan berbagai macam pilihan, entah itu pilihan yang baik maupun pilihan yang buruk. Tapi, seyakin apakah anda dalam mengambil keputusan ? Setelah mengambil keputusan tidak semerta-merta urusan kita selesai, masih banyak di belakang yang menunggu seperti resiko apa yang akan kita terima setelah mengambil keputusan tersebut. Yakinlah pada pilihan anda dan terimalah resiko apapun yang akan datang kepada anda. dengan menerima resiko kita disini belajar yang namanya bertanggung jawab dengan apa yang telah kita pilih. it’s your choice and you must be responsible with your choice.

Ketika kita di hadapkan pada berbagai pilihan pastinya yang dipikirkan adalah kemungkinan buruk apa yang akan kita terima, terkadang pilihan yang kita pilih belum tentu tepat. Mesti butuh pertimbangan dan juga keberanian untuk mengambil keputusan itu.
Hanya sekedar sharing saja, ada seorang bernama Rio yang bingung dengan banyak pilihan ketika masih dalam masa perkuliahan, sekian semester dia lalui dan sampai lah dia di semester 3 dia dihadapkan kepada pilihan apakah dia akan melanjutkan kuliah yang di ambil nya, keluar dan lanjut bekerja walau tidak semudah  yang dipikirkan apabila masuk langsung dalam dunia kerja, dan mungkin dia mengulang dengan mengambil mata kuliah yang lain dari awal. kenapa dia dihadapkan dengan pilihan seperti ini ? ternyata selama 1 tahun 6 bulan kuliahnya berantakan, nilai yang hancur, absensi yang bolong-bolong dan di tambah lagi tidak ada teman yang mendukung didalam perkuliahan. Dia bingung sekali akan memilih pilihan yang mana, semua di tanyakan kesana kemari, dari mulai teman, sahabat, dan sebagainya.
Semua berawal dari Rio yang memberanikan diri berbicara apa yang terjadi selama 3 semester ini dalam kuliahnya kepada keluarganya, khususnya kedua orang tuanya. Setelah membicarakan hal tersebut semua pilihan langsung dilimpahkan kepada sang anak. Dan ini yang membuatnya semakin bingung harus memilih pilihan yang mana, setelah itu pun dia bertanya kepada teman-teman sekitar baiknya memilih pilihan yang menurut teman-teman tersebut baik. Setelah sharing kepada teman sekitar munculah beberapa pilihan tapi dia masih belum berani untuk mengambil keputusan, alasanya sih belum matang. Terakhir dia datang untuk konseling di salah satu konselor di kampusnya, semua dijelaskan sejelas-jelasnya, baiknya seperti apa.
Dan akhirnya setelah dipikirkan secara matang ada satu pilihan yang menurut dia baik untuk dirinya sendiri, dan keluarga yaitu melanjutkan perkuliahan dengan catatan ada perubahan dari dirinya sendiri dan dengan resiko yang akan datang kepadanya. Dia harus bertanggung jawab dengan apa pilihanya.
life is an ADVENTURE
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s